Puisi dakwah, teruntuk jiwa-jiwa yang haus kasih-Nya :
Rabithahku Allah, pagiku ini
Dan sore nanti Hingga langit menjingga
Lalu kelam bergemintang Allah, Kemuliaan hanya dari-Mu
Mudah, Mudah sekali bagi-Mu mencabutnya
Sebab, Kerajaan semesta ini hanya milik-Mu
Mudah, Mudah sekali Engkau menitipkan
Lalu mencabutnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu
Rezeki Kau beri tanpa hisab
Mudah, Mudah sekali bagi-Mu
Allah, Izinkan kami Untuk selalu mencintai-Mu
Taat pada-Mu
Menyerukan asma-Mu
Setia berjuang di jalan-Mu
Allah, Kuatkanlah Abadikanlah cinta dan kasih sayang kami
Tunjukkanlah kami jalan yang lurus
Penuhilah hati-hati kami Dalam cinta pada-Mu,
Dalam sujud pada-Mu, Kelapangan dada
Engkaulah sebaik-baik penolong
Salam dari kami Untuk Baginda Rasulullah
Beserta keluarganya Dan para pengikutnya Hingga akhir zaman
Aamiin! “
Keterangan :
Rabithahku, inginku ikatkan hatiku kepada semua wajah-wajah ciptaan Allah agar kami dalam ikatan hati yang cinta kepada Allah. Saling mencintai dan menyayangi datu sama lain. Alangkah luar biasanya makna ikatan hati dalam hati-hati yang terhimpun untuk mencintai-Mu. Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar